May 04, 2014

Pilihan Besar


klik sumber gambar
Hidup memang tentang pilihan-pilihan besar.
Tidak ada yang gratis untuk sebuah kebahagiaan.
 Semua selalu punya pilihan dan kesempatan.


Itu simpulan percakapan malam ini. Dia berkata tentang perubahan besar masa depan saya. Namun ada bayaran seumur hidup untuk semuanya "balas budi". Siang tadi saya baru usai menulis note, menceritakan keajaiban, menceritakan janji kebahagiaan. Malam ini setelah mendengar detailnya, saya merubah kata "keajaiban"itu. Sedikit menggesernya beberapa senti dari puncak. Tapi bukan tak benar dengan kekuatan do'a yang dengan semangat saya kibarkan siang tadi. Hanya saja saat itu saya terlalu polos. Tidak ada yg gratis. Itu lebih realistis.



Memang tinggal selangkah lagi. Janji masadepan yang dia janjikan begitu nyata, tidak semu. Hanya saja, dia juga menggamblangkan pengorbanan dan perjuangannya lebih nyata pula. Sebandinglah. 
Dalam percakapan yang berlangsung kira-kira 45 menit itu benar-benar membuat saya terhenyak. Ada buah nyata yang akan saya peroleh jika mengambil kesempatan yang dia berikan. Iya, buah perjuangan selalu manis. Itu memang tak pernah salah. 

Saya menatap kedua orang itu dengan bimbang. Salah satunya keluarga sedarah saya. Yang benar-benar mengerti arti perjuangan. Perempuan berumur 37th yg sudah merasakan pahit, asam, manis, getirnya perjuangan. Dan dia juga sudah meneguk buah manis dari semuanya. Saya terlalu lemah. Dan saya tidak pernah mampu untuk terikat selamanya dengan seseorang, terikat karena kebaikkannya yang Mengharuskan saya menglingkarkan diri saya selalu rapat. Entah, hidup memang tidak pernah menjanjikan kemudahan. Ini keputusan besar. 

Mungkin saya akan menyesal untuk setahun atau 10 tahun kedepan untuk penolakan saya malam ini. Saya memilih menjalani hidup sederhana dengan berbagai pilihan saya. Saya tidak peduli jika akan jatuh karena ulah saya sendiri, setidaknya itu lebih baik. Allah memang selalu memberi jalan, hanya saja kali ini saya benar-benar tak bisa menerima. Okeh, saya yakin setiap pilihan manapun pasti tersimpan keistimewaan sekalipun tidak terlalu menjanjikan. 

Hidup memang selalu tentang pilihan-pilihan berefek.

Banyak definisi kebahagiaan di bumi ini. dan entah kebahagiaan seperti apa yang sebenernya dicari banyak orang termasuk saya. bahagia yang bagaimana ? apakah kebahagiaan tentang kepuasan mendapat apa yang diinginkan ? apakah tentang kepuasan ? atau mungkin ketenangan lahir dan bathin ? atau tentang kelengkapan hidup ? tapi bukankah tidak pernah ada kata kesempurnaan ?

jika sepuluh tahun akan datang saya benar-benar menyesal tentang keputusan ini, sayabiarkan. Setidaknya itu memang pilihan saya. biarlah. Pilihan memang tak melulu tentang kebenaran. Tak melulu juga tentang penghakiman.




No comments:

Post a Comment