June 20, 2015

Dik... ( Part 1 )


Klik sumber gambar

Aku memang tak akan pernah jadi sempurna.Aku tak akan selalu memberi contoh baik untukmu.Tak akan selalu bisa memberi yang kamu mau.Tak selalu bisa menuruti apa yang kamu ingini.


                                               ****
Tertawa. Terus tertawa. 

"teh laptopnya rusak. kalo bisa beli lagi aja teh, yang ada cd roomnya. " 
"teh otom mau belajar naik motor, tapi pengen yang matic aja teh."
"teh katanya mau ngasih haandphone mana ih ? atau hp teteh aja buat otom."
Semua permintaannya aku simpan. aku catat rapih dan simpan baik-baik dalam ingatan. segala harapannya, kecil dan besar aku ingat. selalu. meski tidak semua bisa aku wujudkan dengan cepat.




Dik..

Aku tahu, kamu sedang mengalami masa puber. Masa dimana kamu ingin tampil baik, masa dimana kamu lebih banyak bergaul, lebih banyak ingin menghabiskan waktu dengan teman sebayamu. Dulu, akupun pernah merasakannya. Ingin punya handphone canggih, ingin punya pakaian bagus, ingin punya ini-itu untuk bisa mengambil hati banyak orang di sekitar. Ya, saat ini, kamu masih memakan mentah kata "image". belum memahami lebih jauh kedalam. Aku faham.


Aku memahami semua keinginanmu. semua harapanmu. semua permintaanmu. Percayalah. meski kadang, aku tak bisa mewujudkan semua yang kamu minta.


Dik...

aku ingin kamu banyak bergaul. untuk itu, aku akan mengupayakan kamu bisa diterima dilingkungan teman-temanmu. aku ingin kamu bisa menikmati usiamu. aku akan mengupayakan yang terbaik untuk itu. 

pelan-pelan. aku mengintai semua kegiatanmu. menanyakan orang rumah, dengan siapa saja kamu bergaul. mengintai akun facebookmu untuk tau lebih jelas bagaimana pandangan teman-temanmu terhadapmu. aku tak ingin kamu dikucilkan atau kamu merasa kecil, Dik.



Dik...

Aku menyayangimu dengan caraku sendiri. Menjaga setiap fase pertumbuhanmu agar selalu bisa berbaur dengan oranglain. Aku akan selalu berusaha menyetarakanmu seperti yang lain. Memberi masa depan terbaik untukmu. Memberimu banyak pilihan sekalipun dengan seribu keterbatasan. Menyanggupi setiap kesulitan dengan seribu keharusan. 

Dik... aku akan berusaha menyiapkan masadepan terbaik untukmu.

Kita tidak terlahir sebagai orang terpandang. Tapi tuhan memberi kita dua mata untuk memandang jauh kedepan. Memandang jauh mimpi-mimpi kita untuk jadi nyata. Untuk lebih di gapai. Jika orang lain menggapainya cukup dengan berjalan, kita harus berlari dik. Jika oranglain cukup dengan duduk saja, kita harus merangkak dik.

Aku ingin melihatmu lebih baik. Lebih baik dariku. Aku ingin kamu lebih maju. Aku ingin kamu jadi orang yang bisa diandalkan. Bisa jadi sandaran keluargamu nanti. Aku ingin kamu jadi sosok yang diimpikkan setiap wanita karena keteduhan dan keteguhanmu. aku ingin, kelak kamu bisa memilih siapapun wanita yang kamu mau, tanpa harus merasa kecil. 


Dik... kita memang bukan keluarga berpendidikan. Tapi aku akan selalu mengupayakan kamu setara seperti mereka. Aku ingin kamu bisa menggapai mimpi-mimpimu. Apapun itu. Tanpa hambatan.

Aku akan membantu membuka pintu masadepanmu. Selebar-lebarnya. Hingga kesempatan untukmu begitu luas untuk berkembang.


Selamat ulang tahun Albi Maudina

aku menyayangimu...
dengan caraku.

@shintadutulity


No comments:

Post a Comment