November 11, 2016

#TIDAKJELAS



Banyak hal yang ingin saya ceritakan. Banyak sekali, tapi terhenti begitu saja saat saya tahu, saya masih belum berhak leluasa meluapkan semuanya. Saya takut salah pilih orang. 

Seharusnya sampah-sampah perasaan ini tak lagi berserakan dimanapun. Seharusnya. Hanya saja, saya belum diberi orang yang pantas menjadi tempat saya meluapkan segalanya. Mungkin belum waktunya. 

Ternyata usia tidak bisa dijadikan patokan untuk menjadi diam. Dan diam tidak selalu menjadi symbol kedewasaan. Kedewasaan tidak bisa di ukur hanya dengan satu sudut pandang bukan ? 

Lantas apa ini semua hanya omong kosong ?

Saya rasa tidak. Tapi biar catatan ini tidak sampai kemana-mana, biar sampai disini saja, tidak jelas. Tapi saat saya membaca kembali suatu hari nanti, hati saya mengerti dan lengket betul pada hari ini.


@shintajulianaa
11 November 2016 ((20:04))
Masih di Kantor yang sama

September 03, 2016

Not For READ !


Sometimes..
When you bener-bener butuh buat cooling down, rehatin otak kamu yang terus berfikir keras, memaksa ngambil satu benang merah yang sebenernya enggak perlu dipaksa pun benang merah itu membentang sendiri. But… you just need effort more. For what ? hanya untuk ngeyakinin diri kamu sendiri, bahwa memang ini yang harus di jalani. No other way. What should you do ?

Sometimes..
When you bener-bener mikir keras sampe keluar semua isi otak kamu, just for give more fight when you remember  many of reason to you still fighting. To you still stand here, no body beside or with. Yes.. jejelin semua fikiran positif. Makin banyak ngunyah yang namanya kata “Yes, This is me. And I can do more.”
Konon,,, Tubuh yang mengandung banyak cairan di dalamnya itu lebih mudah dipengaruhi oleh apa yang kita masukan dalam fikiran. Semakin banyak fikiran positif yang masuk, maka tubuh kitapun akan menerima efek positif. Dapet dari mana ini ? dari temen yang waktu saya cerita panjang lebar, dan she just smiling and say.. “yang elu masukin itu pikiran negative, otomatis efeknya juga negative. Enggak jelas. So mulai belajar drive dirilu sendiri, buat mengatur asupan terbaik buat tubuh elu. Biar hasilnya juga baik.” Enggak banyak pembicaraan lagi. I just try that quote, just for lesson myself.

July 31, 2016

Don't Expect too Much

Don't Expect too Much, Because Too Much... You'll Only Be Disappointed !

Kadang dalam beberapa keadaan, kita di dorong untuk berharap lebih. Sebagai manusia yang hidup dengan dua pertimbangan, hati dan fikiran, yang mana kadang keduanya menyuguhkan poin-poin plus hingga akhirnya kita berani mempertaruhkan seberapa persen dari yang kita miliki di meja judi. Judi kehidupan. 

Untuk cakupan harapan (ekspektasi ) bolehkah kita berharap besar ? Sebagai seorang muslim tentu kita tahu, bahwa apa-apa yang terjadi dalam hidup kita adalah tentang ke-ridho'annya. Baik dan buruk, besar maupun kecil, terijabah atau tertunda, tergantikan atau hilang sekalipun, segalanya adalah sah, ditandatangani langsung oleh yang Maha Pemilik Segala. Termasuk permilik Skenario Hidup dan segala tindak-tanduknya didalamnya.

Lantas, Bolehkah kita berharap lebih kepada seseorang ? 

Perasaan berharap, atau menaruh harapan besar kepada selain Allah hanya akan membuat kita kecewa. Kenapa ? Karena jelas hal/orang yang kita kasih harapan itu tidak memiliki hak apa-apa untuk merubah atau mewujudkan pengharapan kita. Justru yang punya akses terbaik adalah diri kita sendiri. Melalui doa. Melalui munajat. 

Jadi,, If you Expect too much... So, wait, You will take disappointed so much !



__________________________________________________________________________________
 If You Really want something ? Say  in your private time ( Do'a )
_________________________________________________________________________________