May 18, 2016

Selamat Menikah Mba Puji & Mas Edi



Bismillahirahmanirrahim..

Telah menikah “PUJI ASTUTI” dengan “EDI PURWANTO” pada tanggal 15 Mei 2016.

Alhamdulillah..

Alhamdulillah..

Terjawab sudah satu pertanyaan. Terlihat dengan jelas sudah nama partner menuju syurga Allah.

Ya.. Dia Suamiku.

Ya.. Dia Imamku.

Ya.. Dia pembimbingku untuk meraih Ridha”


Puji Astuti ( 15 Mei 2016 )

By Shinta Juliana



STAFF PHI-JAKARTA ( Tidak semua, hanya sebagian. Lapaknya enggak cukup atau kitanya yang ribet. heheehe)


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------



Lima tahun sudah saya mengenalnya. Tidak sedikit kepelikan menyingkapi setiap jalannya. Jatuh bangun untuk menggenggam mahkota dari sebuah kata yang katanya “cinta”. Banyak hal, pelik. Saya cukup tau bagaimana wajah itu tergempur habis bom-bom takdir lima tahun lalu. Semua harapannya hancur , berkeping-keping. Bahkan yang lebih parah, dia sendiri yang harus memungut puing-puing reruntuhannya. 

Saya pernah menulis kisahnya pertama kali  ( di sini ).  Saat itu takdir tanpa aba-aba mengkacaubalaukan mimpinya, hingga dia kehilangan kemudi. Hilang arah. Terpontang panting tak tahu menahu kemana harus di arahkan. Bukan ! bukan tak tau. Lebih tepatnya dia kehilangan kendali. Terlalu meyakini hal yang bukan menjadi bagian dari haknya. Itu terjadi 5 tahun lalu. Dengan sisa-sisa keyakinan dia bangkit. Tidak sebentar. Butuh waktu lama untuk menetralisir lukanya. Butuh waktu lama untuk berdamai dengan dirinya. Dan butuh waktu yang lama untuk kembali mempercayai “harapan”nya. 

Tapi, Bukankah Allah mengijinkan sesuatu terjadi dalam hidup kita atas maksud yang baik ? Bukankah setiap petaka yang menurut kita mengundang seribu duka itu dibaliknya terdapat suka yang kemudian membuat lupa akan rasa rasa dukanya ? Bukankah pelangi yang indah hanya datang setelah badai ? Dan bukankah Allah selalu punya rencana baik untuk orang-orang yang sabar dan ridho atas segala ketetapnnya ?

Saya melihat itu sekarang. Saya melihat garis takdir indah setelah badai hebat itu di barisan kisah hidupnya.  Titipan Allah yang Maha Indah. Takdir Allah yang Maha Bijak. 


Allah Berfirman dalam QS. An-Nur Ayat 26:
“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik.” ( QS. An Nur:26 )


Ya allah menjanjikkan bahwa akan selalu ada wanita yang baik untuk lelaki yang selalu memperbaiki diri. Begitupun dengan sebaliknya. 

Perjalanan kisah mba puji, terlempar dan dilempar dari yang dia kira pelabuhan tempat terbaik untuknya pulang. Tapi setiap fasenya dia gunakan untuk terus memperbaiki diri. Banyak hal berubah dari dirinya jika dibandingkan 5 tahun yang lalu. Dari lebih sabar, lebih kalem, lebih lembut. Semua perubahan itu mengarah kearah yang positif. Hingga takdir mempertemukannya dengan mas Edi yang tak lain adalah orang yang dia kenal sepuluh tahun yang lalu. Lihat ? bukankah mudah baginya menjodohkan mereka di awal jumpa ? kenapa harus ada perjalanan sepuluh tahun, baru kemudian dipersatukan ?   Semua ini bukan karena sebab. Bukan tanpa rencana indah. Bukankah Allah menyatukkan jodoh dalam waktu yang tepat ?? Allah memberikan waktu sepuluh tahun untuk keduanya saling memperbaiki diri. Hingga takdirNya berjalan dengan begitu sempurna. Subhanallah.


Dear Mba Puji..


Selamat membangun “rumah” baru..

Rumah yang semoga didalamnya dilimpahkan rahmat, anugerah, dan ribuan berkah dari Allah..

Selamat berwisata..

Semoga Syurga menjadi tempat terakhirnya..

Aamiin..



@shintajulianaa
HWD Mba Puji Astuti 











No comments:

Post a Comment