February 13, 2018

(Akan) Menjadi Istri dan Drama Imajinasi Dapur


BILIK CERITA - Menjadi perempuan yang ‘doyan’ di dapur adalah sebuah anugerah tersendiri buatku. Meski mungkin apa yang aku masak gak selalu bisa dinikmati orang. Meskipun kadang apa yang dimasak kelebihan garam, tapi aku tetap suka memasak. Menyajikan masakan yang bisa diterima semua lidah adalah bukan perkara gampang. Karena mengenai enak, asin, manis, adalah tergantung selera lidah yang jelas setiap orangnya berbeda. Tapi apapun dan bagaimanapun komentarnya, aku tetap ingin selalu menyajikan berbagai menu masakan.   
Menginjak usia 25 tahun, alhamdulillah menjadi lembaran baru bagiku. Jika sebelumnya teman yang mencicipi masakan hanya tetangga kamar. Dalam waktu sebulan lagi dari sekarang, aku akan punya satu orang setia untuk mencicipi, menikmati, atau mengomentari hidangan. Orang yang sama setiap harinya. Seorang lelaki yang menjadi babak baru dan memiliki peran dalam kebahagiaanku di masa depan. 

Adalah setiap pagi bukan lagi tentang satu telur ceplok atau setangkup roti. Bukan lagi tentang segelas teh yang dibiarkan dingin karena aku sibuk berdandan. Adalah bukan lagi akhir pekan tentang berapa lama aku tidur, bukan tentang berapa episode drama korea yang aku nikmati, apalagi tentang jari-jari yang butuh perawatan salon.

Nanti, akan menjadi pagi di mana aku menyediakan dua tangkup roti dengan selai strawberry. Nanti, akan menjadi akhir pekan di mana aku bertanya, “Yang, mau aku bikinin apa sekarang?” sehingga akhir pekan adalah tentang bagaimana perut kami terisi dengan hidangan-hidangan rumahan. Aku ingin menjadi istri yang bisa membuat suami betah di rumah, meskipun aku bukan perempuan yang pandai membuatnya nyaman. 

(Akan) menjadi istri adalah kesempatan, (akan) menjadi istri yang pandai memasak adalah pilihan. Dan aku ingin memilih menjadi istri yang pandai memasak. Yang bisa membuat suami betah di rumah, yang bisa membuat suami kenyang.  Meski mungkin, aku akan dibuat repot dengan berbagai menu masakan.

Jum'at, 2 Januari 2018, aku dibuat jatuh cinta sejak pandangan pertama dengan mesin yang bisa mendukungku untuk mengeyangkan perut suami tanpa dibuat repot. Aku berkenalan dengannya lewat sebuah acara blogger yang diadakan oleh PT. Readboy Indonesia. Benda putih berdimensi 330mm x 337mm x 400mm itu berhasil membuatku terpukau. ReBread namanya. Breadmaker praktis dan sehat yang digunakan hanya dengan satu jari. Breadmaker yang bukan hanya bisa membuat roti tapi juga membuat brownies, selai, youghurt, ayam panggang, macaroni schotel dan masih banyak lagi. Breadmaker; mengadon, fermentasi dan memanggang hanya dalam satu alat. 




Ini adalah kreasi masakan yang dibuat mesin Re-Bread. Bikinnya cuma dengan satu jari. Gak ribet apalagi bikin repot. Keren maksimal. Ibu-ibu masa kini, wajib banget punya.

Acara bertema cooking class itu membuatku terpukau. Terlebih ReBread, mesin pembuat roti yang fungsi dan kelebihannya benar-benar menyedot perhatian. Mixer, oven, dan kawan-kawannya gak diperlukan lagi, karena dengan mesin ReBread, kegiatan mengadon dan memanggang dilakukan dalam satu alat.  Bayangkan, kita bisa membuat roti dengan satu jari dengan ReBread. So perfect!

Selain itu, ReBread memiliki self timer yang bisa diatur waktu matangnya. Jadi, ketika membuat roti bisa sambil melakukan kegiatan lain dan rotipun matang pada waktu yang telah ditentukan. Pastinya roti yang dibuat sendiri di rumah jelas lebih sehat tanpa pengawet dan menggunakan bahan-bahan alami. Imajinasiku mulai bermain. Tentang suatu pagi di mana aku menghidangkan roti buatan sendiri. Tanpa ribet karena proses pembuatannya bisa dilakukan dengan satu jari. Tentang suatu sore, di mana aku menunggu ayam panggang sambil ngobrol cantik dengan suami di teras rumah. Aahh… Pemandangan sejuk idaman semua istri.

Oh yaa... kabar baiknya lagi, mesin pembuat roti ReBread juga hemat listrik. Hanya membutuhkan biaya Rp.275,- lebih hemat dari biaya rice cooker. Dan tentu lebih hemat daripada membeli roti tawar yang umum dijual di pasaran. Nah, buat yang suka banget coba-coba resep, setiap pembelian ReBread juga gratis buku resep ekslusif dalam bahasa Indonesia, yaitu 39 variasi resep praktis ReBread. Waaah.. Idaman bunda banget.
Kepo banget pengen tahu detail produknya. Nih, aku kasih bocoran! 
ReBread Gold Bread Maker
Model : RB 250
Vendor name : PT.ReadBoy Indonesia
Package: 1 set mesin roti
Weight : 7 Kg
Dimension of package : P:330mm x L:337mm x T:400mm
Material : Plastik Food Grade
Electrical : Mengadon 30 watt, memanggang 495 watt. 220-240 V/50 Hz
Retail Price : Rp. 2.480.000,-
Promotion Price : Rp. 1.980.000,-
Promotion : Gratis timbangan digital, sendok ukur & gelas ukur, buku resep exclusive ReBread Gold, sarung tangan dan tatakan
Mesin Re-Bread Automatic Breadmaker beserta berbagai kreasinya.
ReBread berhasil menjawab impianku untuk bisa mengenyangkan suami. Dan ‘tanpa ribet’ adalah bonus yang ditawarkan mesin pembuat roti ReBread. (Calon) ibu rumah tangga mana yang gak kesemsem dengan mesin ini. Terlebih yang doyan masak, pecinta roti, atau ibu rumah tangga yang merangkap menjadi wanita karir tapi ingin tetap membuat perut suami kenyang. Terpukau sampai batas maksimal pokoknya. 


Hey… yang sudah jatuh cinta, 
kamu bukan satu-satunya kok.
Hey.. yang ngincer alat ini sedari awal baca, 
kamu bukan satu-satunya kok.
Aku.. sudah lebih dulu. Percaya saja.


No comments:

Post a Comment